Sumber : dok. VinFast
Amg Kiu - Mobnas (mobil nasional) Vietnam, VinFast, siap menyerbu pasar otomotif Indonesia. Merek tersebut telah terdaftar dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Bagaimana sejarah VinFast hingga bisa sampai ke Indonesia?
Dikutip dari Asia Nikkei, VinFast merupakan merek mobil yang dikembangkan oleh perusahaan real estate terbesar di Vietnam, Vingroup. Vingroup memiliki ambisi untuk memproduksi 500.000 kendaraan di Vietnam pada tahun 2025. Vingroup mengumumkannya pada tahun 2017 lalu.
Untuk menjalankan rencana tersebut, VinFast memperoleh pinjaman sebesar USD 800 juta dari Credit Suisse Group. Dana tersebut digunakan untuk membangun fasilitas perakitan di kota Haiphong. Pabrik tersebut memproduksi mobil bensin dan mobil listrik, yang akan dipasarkan di Vietnam dan luar negeri.
Pabrik Haiphong diharapkan mendapat manfaat dari pelabuhan internasional Lach Huyen. Dengan begitu, kapal dengan tonase besar akan bisa singgah di pelabuhannya untuk kemudian bisa mengekspor mobil VinFast ke seluruh dunia, ke Amerika Utara dan Eropa.
Oh ya, meski mengusung label mobil nasional, dalam perkembangannya VinFast banyak menggandeng partner yang ahli di bidang otomotif. Contohnya adalah ABB, Bosch, General Motors, Magna Steyr, Siemens, BMW untuk platform mobil, termasuk desainer Italdesign dan Pininfarina.
Bahkan di awal produksi mobil tahun 2018 lalu, VinFast juga menggandeng mitra General Motors (GM). Dengan kesepakatan bersama, GM setuju untuk menggunakan pabrik tersebut untuk produksi VinFast. Selain itu, VinFast diperbolehkan menjadi distributor eksklusif mobil Chevrolet di Vietnam.
Produk VinFast akan diproduksi di bawah lisensi GM mulai tahun 2019. Dengan begitu, pabrik, jaringan dealer, bahkan pekerja yang bekerja untuk GM dapat terlibat dalam pengerjaan proyek VinFast.
Sebagai informasi, VinFast fokus memproduksi city car, sedan, SUV, hingga kendaraan listrik. Meski masih seumur jagung, VinFast cukup berani mengembangkan produknya ke berbagai belahan dunia.
VinFast tercatat telah mendirikan dealer, termasuk pusat penelitian dan pengembangan di Australia, termasuk membeli fasilitas pengujian dari Holden. Selain itu, VinFast juga memiliki ambisi untuk mengekspor kendaraannya ke Amerika Serikat dengan nilai investasi yang besar.
Seperti diberitakan sebelumnya, VinFast berencana memasuki pasar kendaraan bermotor Indonesia. Dikutip dari situs Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, ada dua model mobil yang didaftarkan, yakni sedan dan Sport Utility Vehicle (SUV).
Situs Poker Online | Domino 99 | Bolatangkas Online | Amg Kiu




0 Comments