Sumber foto: @aniesbaswedan
AMG KIU - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membahas masalah teknis yang terjadi pada hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di DKI Jakarta. Anies mengungkapkan, ada masalah aplikasi dan sinkronisasi data.
"Tapi alhamdulillah gangguan itu sudah beres, sudah selesai masalahnya. Warga sekarang sudah bisa melakukan pendaftaran akun untuk PPDB," kata Anies di Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Anies mengatakan 150 warga sudah mendaftar PPDB
Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengatakan, pagi ini ada 70 ribu Calon Peserta Didik Baru (CPDB) yang mendaftar, bahkan beberapa jam sebelumnya sudah ada 150 ribu CPDB yang juga mendaftar.
Dia mengklaim separuh dari CPDB sudah bisa mendaftar dan mendapatkan akun, apalagi sejak pendaftaran dibuka hingga 11 Juni 2021.
"Jadi masih ada waktu. Sekarang tanggal 8, sudah separuh lebih, jadi 150 ribu lagi," kata Anies.
Anies pastikan masalah PPDB segera teratasi dan tidak terulang kembali
Dia juga memastikan bahwa setiap ada masalah, langsung ada tindakan penyelesaian. Anies mengatakan hal ini merupakan upaya kolaboratif dari masing-masing elemen untuk mengirimkan sumber daya agar PPDB di Jakarta berjalan lancar.
"Setiap ada masalah langsung ada tindakan penyelesaian yang cepat, tuntas, dan tidak berulang," katanya.
PPDB bermasalah karena ini
Anies menjelaskan, kendala teknis terjadi karena sistem yang semula statis menjadi dinamis dan real time. Hal ini dilakukan karena sering terjadi kesalahan saat melakukan entry data. Dengan sistem yang diperbarui pendaftar dapat melakukan perubahan data. Apalagi sistem ini digunakan secara bersamaan.
“Jadi, tujuan upgrade-nya membuat warga lebih mudah, karena seringkali, misalnya memasukkan umur, ternyata salah, masukan tanggal salah, sekarang sistem koreksi dibuat lebih cepat,” ujarnya.
Anies pastikan tidak ada yang dirugikan karena masalah PPDB
Meski PPDB 2021 digelar secara online, banyak orang tua yang datang dan bertanya seputar pendaftaran sekolah. Menanggapi hal tersebut, Anies mengatakan tidak masalah jika mereka ingin menyampaikan masalah tersebut ke pihak sekolah atau dinas pendidikan. Namun, dia memastikan semua CPDB bisa mendaftar dengan tenang.
“Tidak ada yang dirugikan oleh sistem, dan harapannya nanti adik-adik semua, orang tua, keluarga, akan bisa bersekolah sesuai dengan yang didaftarnya,” kata Anies.





0 Comments