Sumber : Istimewa
AMG Kiu - Kiprah Meghan Markle semakin menanjak setelah menjadi istri dari Pangeran Harry. Nama Meghan Markle kini semakin santer dibicarakan setelah mampu mengubah keputusan suaminya hingga memboyong keluarga kecilnya pindah ke Amerika Serikat hingga menjadi sorotan setelah tampil dalam wawancara bersama Oprah Winfrey.
Dilansir dari Page Six, Tom Bower penulis biografi Meghan Markle menyebutkan bahwa istri pangeran Harry tersebut layak untuk menjadi presiden Amerika Serikat meskipun Meghan Markle masih belum memiliki pengalaman di bidang politik.
"Prospek Meghan Markle untuk maju menjadi presiden Amerika Serikat dan saya yakin jika itu adalah hal yang sangat mungkin terjadi," ungkap Tom Bower kepada Closer Magazine.
"Aku percaya bagaimana dirinya akan tumbuh di masa depan," imbuhnya.
Bukan hanya itu, Tom Bower juga yakin jika Meghan Markle akan memiliki kesempatan untuk bisa duduk dan ngeteh bersama Ratu Elizabeth II bukan sebagai istri dari cucunya tapi sebagai seorang presiden Amerika Serikat.
Tom Bower juga mengatakan kekurangan dalam diri ibu satu anak itu. Meghan memiliki sikap yang sangat sensitif dan hal tersebut bisa saja menjadi batu sandungan dalam karirnya di dunia politik.
"Politikus adalah sosok yang paling sering dihujat publik. Aku pikir ia akan kesulitan, dirinya harus belajar bagaimana mengatasi masalah seperti itu," tutur Tom Bower.
Disamping itu, Tom juga mengatakan jika ada beberapa laporan mengenai tindakan buruknya kepada staf-staf kerajaan Inggris seperti perilaku bullying sampai mengucilkan mereka.
Hal tersebut dirasa akan membuat Meghan Markle kesulitan untuk membangun tim yang solid untuk kampanyenya nanti.
"Kami sudah melihat laporan mengenai beberapa stafnya yang keluar dan berhenti bekerja dengannya, dia seperti tak bisa menahan para pekerjanya," pungkasnya.
Sementara itu, keputusan Pangeran Harry dan Meghan Markle keluar dari anggota senior kerajaan Inggris kabarnya akan diabadikan dalam sebuah film.
Film dokumenter tersebut kabarnya bakal diproduksi oleh saluran televisi Lifetime. Dalam sebuah pernyataan yang dibuat, Lifetime menyebut kisah film itu akan memusatkan ceritanya pada keputusan kontroversial Pangeran Harry keluar dari keluarga kerajaan Inggris.
"Film ini akan mendramatisasi keputusan kontroversial pasangan Harry dan Meghan untuk melepas gelar kerajaan, setelah momen kelahiran anak mereka, Archie," ungkap sinopsis singkat film itu.
Situs Poker Online | Domino 99 | Bolatangkas Online | AMG Kiu




0 Comments